Thursday, May 30, 2013

STOP P.O.R.N

Pornografi di kalangan remaja rasa-rasanya sudah menjamur dan telah menjadi hal yang biasa.. Sebenarnya apa sih pornografi itu? Pornografi adalah segala bentuk material yang berorientasi seksual yang bertujuan untuk meningkatkan gairah bagi yang melihatnya.. Pornografi tidak terbatas pada video atau gambar-gambar saja, tetapi lebih luas dari yang kita bayangkan.. Telepon yang sering dikenal dengan phone sex juga salah satu bentuk pornografi... Pokoknya apapun yang dibuat dengan tujuan meningkatkan gairah si penonton atau pendengar dapat dinamakan dengan pornografi... Sebenarnya apakah pornografi itu legal? apa sih dampaknya? Pembahasan kali ini mungkin hanya dibatasi pada video porno saja karena terlalu luasnya media pornografi itu sendiri

Pornografi dalam bentuk video atau yang tenar dengan sebutan blue film menurut saya sendiri lebih banyak hal negatif daripada positifnya.. Kalau seseorang yang sudah menikah atau memiliki pasangan mungkin akan berdalih, "kan teknik-teknik yang ada di video itu bisa jadi pelajaran tersendiri apalagi untuk pasangan yang baru menikah" Memang ada video yang dibuat dengan tujuan itu (memberi pelajaran bagi pasangan-pasangan yang telah menikah dalam hal seksualitas) tetapi bisakah benar-benar jadi "pelajaran"?

Melalui kelas perilaku seksual dibahas ternyata perempuan seringkali juga menjadi "korban" dari suami-suami mereka yang menonton blue film.. Awalnya memang mungkin ingin belajar, tetapi ada laki-laki yang malah jadi kecanduan karena dalam blue film itu sendiri pastinya kan hanya "acting", semua yang ditampilkan ya yang baik-baik saja, wanitanya pun pastinya cantik, seksi.. Aksi seksual yang dipertontonkan pun sepertinya sempurna, menampilkan unsur-unsur yang membuat penontonnya mengadopsi konsep seksual yang mungkin tidak sesuai kenyataannya.. Ia mungkin menjadi mudah kecewa jika kehidupan seksual tidak seperti di film yang ia saksikan.. Ia juga mungkin menuntut terlalu banyak pada pasangannya, tuntutan yang mungkin tidak realistis..

Sekarang kita bahas pornografi bagi orang-orang yang belum menikah... Setelah melihat ulasan bagaimana orang yang telah menikah saja mengalami permasalahan seperti itu, bagaimana kalau orang yang belum menikah kecanduan video porno? dampaknya mungkin bisa lebih besar lagi.. Mereka jadi memiliki harapan yang tidak realistis terhadap aktivitas seksual serta pasangan seksualnya... Pikiran merekapun akan dipenuhi dengan seks, seks, dan seks.. Akan sangat menyayangkan sekali jika masih muda tetapi otak dipenuhi dengan pemikiran-pemikiran kotor seperti itu.. Istilahnya dewasa sebelum waktunya..
Selain itu masih banyak dampak lainnya kalau kita terlalu banyak menonton video porno, gangguan atau disfungsi seksual mungkin saja terjadi.. Tidak mau masa depan kita rusak, bukan?
Jadi, selagi masih muda, gunakan waktu untuk hal-hal yang lebih positif, bukan untuk hal yang merusak.. Love yourself.. :) kalau bukan kamu siapa lagiii.. :D

Topik ini merupakan topik terakhir di kelas perilaku seksual semester ini.. Saya pribadi sangat enjoy dan mendapat banyaaaakk sekali pengetahuan baru mengenai seksualitas..Yang tadinya saya termasuk anak yang buta mengenai hal seksualitas, sekarang banyak tahu dan tentunya diarahkan untuk sesuatu yang positif.. Sangat berguna sekali buat nanti ketika sudah menikah (hehehehe)...  Dosen dan asisten dosen yang kooperatif dan kompeten dalam mengajar membuat kelas ini makin asik dan tentunya topik-topik yang dibahas sangat menarik.. ;) Terimakasih untuk Bu Henny dan Ci Tasya buat bimbingannya di kelas perilaku seksual selama satu semester ini.. :D :D

Thursday, May 23, 2013

STRESS: CAUSE OR EFFECT?

Setiap kita pasti pernah mengalami apa yang dinamakan dengan stres.. Penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari kehidupan di rumah, kehidupan kita sebagai mahasiswa, maupun kehidupan pekerjaan bagi yang sudah bekerja.. Bisa juga kehidupan rumah tangga bagi mereka yang telah menikah... Stressor bisa dalam bentuk apapun.. Ketika seseorang mempersepsikan suatu kejadian sebagai sesuatu yang ada di luar kemampuannya, bisa dikatakan kejadian atau hal tersebut adalah stressor bagi dirinya...

Pertemuan kali ini membahas kaitan stres dengan seks.. Apakah kaitan kedua hal tersebut? seks menyebabkan seseorang menjadi stress, atau sebaliknya? Ternyata jawabannya adalah kedua-duanya benar.. Stres yang dialami seseorang dapat memberi dampak dalam kehidupan seks seseorang..Stres dapat berdampak dalam berbagai hal pada kehidupan seseorang.. Bagi wanita, mungkin keinginan untuk berhubungan seks akan menurun drastis ketika sedang dilanda stres.. karena wanita makhluk yang emosional, ia seringkali bergantung pada mood ketika akan melakukan sesuatu, termasuk behubungan seks..

Dapat anda bayangkan ketika seorang wanita saja bahkan tidak memiliki keinginan untuk berhubungan seks ketika dilanda stres, bagaimana kehidupan pernikahan mereka? mungkin banyak lagi masalah yang akan timbul setelah itu.. Inilah penjelasan sedikit mengenai bagaimana stress berpengaruh terhadap kehidupan seks seseorang.... selanjutnya apakah seks dapat membuat seseorang menjadi stres? tentu saja jawabannya bisa.. Seks merupakan kebutuhan setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan.. Setiap hubungan seksual tidak selalu pihak wanita nya harus mengalami orgasme.. Yang penting dari relasi seksual adalah kedekatan dan keintiman dengan pasangan kita.. begitu penjelasan dari Bu Henny saat memberikan kuliah hari ini....pemikiran atau asumsi atau anggapan seseorang yang salah mengenai hubungan seksual dapat membuat seseorang menjadi stres.. Ketika ia melakukan hubungan seksual dengan pasangan dan tidak mampu membuat pasangan mencapai orgasme, ia akan merasa frustrasi dan lama kelamaan hal tersebut akan membuatnya stres.. Jadi hubungan seksual yang ia lakukan menjadi stressor bagi dirinya.. Itulah penjelasan sedikit mengenai seks yang menyebabkan stress..

Ketika kita sudah mengetahui bahwa stress dapat berperan sebagai sebab maupun akibat, sebenarnya stress itu sendiri dapat kita minimalisasi,, peran stress sebagai suatu "penyebab dan akibat" dapat kita tekan karena sebenarnya stres itu adalah masalah persepsi kita terhadap suatu hal... Kita sendiri lah yang menentukan dan memilih mau stres ataupun tidak... tentukan pilihanmu sendiri.. :)

Thursday, May 16, 2013

BE VIGILANT, GIRLS! :)

Maraknya kasus pemerkosaan akhir-akhir ini menjadi perhatian kita semua... Sebenarnya siapa yang harus disalahkan ketika pemerkosaan itu terjadi...Ada beberapa teori yang mengemukakan pendapat yang berbeda.. Sebagai contoh, ada teori yang mengatakan bahwa pemerkosaan terjadi karena penyakit mental yang diderita pelaku dan bisa juga terjadi karena pengaruh alkohol, serta keinginan seksual yang tidak terkontrol.. Ada juga teori yang mengatakan bahwa apapun yang terjadi, yang disalahkan adalah korbannya, mengapa mereka mengundang kejahatan dengan berpakaian seksi dan lain sebagainya...

Sebenarnya memang suatu kejahatan bisa menimpa siapapun, dimanapun, dan kapanpun.. Kalau kita sering mendengar ungkapan terkenal di salah satu stasiun televisi swasta "kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan" yaa memang itu benar.. jadi kedua pandangan di atas memang telah dibuktikan dan memang benar-benar fakta...

Mengikuti kuliah hari ini mengenai power and sexual coercion, mata saya terbuka ketika dijelaskan mengenai dampak bagi korban pemerkosaan.. Lebih menyeramkan dan menakutkan dari yang saya bayangkan... Mereka yang menjadi korban, sebagian besar tidak akan mengalami pemulihan secara sempurna, mungkin fisik mereka sembuh dan pulih, tetapi batin mereka tak akan pernah terobati secara sempurna akibat kejadian pemerkosaan tersebut..

Mereka kemungkinan besar akan mengalami trauma karena pemerkosaan tersebut.. Self esteem atau yang biasa populer dengan kata "harga diri" akan rusak karena merasa dirinya tidak berharga lagi setelah kejadian tersebut... Belum lagi rasa malu yang harus ditanggungnya.. Sungguh dampak yang berat bagi setiap korban yang mengalamiya...

Melihat dampak yang begitu serius, kita sebenarnya dapat meminimalisir hal-hal tertentu supaya kejadian tersebut setidaknya dapat diminimalisir juga... Kita sudah mengetahui kalau kejahatan itu bukan hanya karena niat si pelaku tetapi juga karena ada kesempatan... Kesempatan itulah yang harus kita minimalisir... Setidaknya kalian para perempuan tidak mengundang para pria untuk melakukan kejahatan terhadap kalian,, Perhatikan cara berpakaian kalian.. Tidak ada untungnya bukan ketika kalian memakai pakaian yang super minim, malah menguntungkan orang lain... Kalian juga harus peka terhadap gerak-gerik seseorang yang ingin melakukan kejahatan pada diri kalian...Waspada dan berjaga-jaga terhadap lingkungan sekitar tidak ada salahnya, bukan? :)

Thursday, May 2, 2013

APPLICATION OF INTERVIEW

Teknik wawancara merupakan hal yang sangat vital dalam berbagai bidang.. Wawancara menjadi salah satu alat dalam mendapatkan informasi, baik dalam setting PIO maupun pendidikan, dan sebenarnya masih banyak bidang lain yang juga menggunakan wawancara sebagai senjata untuk memperoleh informasi...

Dalam bidang pendidikan, masalah-masalah yang sering terjadi adalah masalah perilaku anak (membolos, melawan guru, dll), bakat dan minat (penjurusan), learning disabilities, dan masalah lainnya... Ketika kita berhadapan dengan murid yang bersangkutan (bermasalah), ada beberapa hal yang perlu kita lakukan sebagai langkah untuk mengatasi masalah yang dialami siswa. Pertama, kita harus mengetahui dulu informasi mengenai siswa tersebut (hobi, minat, ketidaksukaan siswa, dll). Selanjutnya, mencoba memahami masalah yang dialami, mencari tahu apa yang melatarbelakangi persoalan tersebut terjadi..

Langkah selanjutnya adalah verifikasi pengakuan siswa dengan kenyataan, artinya kita perlu mencari informasi dari sumber lain untuk meng crosscheck apa yang dikatakan siswa tersebut.. Langkah selanjutnya adalah diagnosa apa yang terjadi pada siswa tersebut dan melakukan treatment atau modifikasi perilaku siswa yang bermasalah.. Terakhir, yang perlu kita lakukan adalah memantau apakah ada perubahan perilaku antara sebelum dan sesudah treatment...

Dalam bidang industri organisasi, kuliah kali ini langsung mendatangkan pakarnya yang adalah seorang HR Manager dan saya mendapat banyak pelajaran mengenai pekerjaan seorang lulusan sarjana psikologi di ranah industri organisasi... Pekerjaan yang banyak dilakukan adalah seputar psikotes dan interview.. Yang saya dapatkan adalah menjadi seorang HR itu akan penuh dengan konflik dalam diri, karena seringkali terjepit antara peraturan perusahaan dengan  hubungan pertemanan.. Seringkali kita ingin menolong karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut namun terbentur dengan atasan ataupun peraturan perusahaan.. Kita menjadi penengah antara atasan dengan karyawan dan itu tidaklah mudah... Hasil wawancara saya dengan psikolog yang bekerja di bidang industri organisasi juga demikian, beliau mengatakan bahwa sebenarnya yang menjadi kesulitan beliau bukanlah pekerjaan yang menumpuk dan banyak yang harus diselesaikan, tapi lebih kepada tekanan atau press baik dari atasan maupun dari teman sekerja...

Aplikasi dalam masing-masing setting pasti memiliki sedikit perbedaan karena orang yang dihadapi berbeda dan tentunya kasus yang dihadapi juga berbeda sehingga membutuhkan teknik yang berbeda pula.. :)

SEXUAL FANTASY

Kebutuhan manusia akan seksualitas termasuk dalam kebutuhan mendasar... Setiap orang memiliki kebutuhan tersebut dan dengan adanya kebutuhan tersebut, seseorang akan berusaha memenuhinya.. Untuk orang-orang yang telah menikah, partner atau pasangan dapat menjadi sarana pemuas kebutuhan seksual seseorang.. Ekspresi seksual yang dilakukan setiap pasangan yang telah menikah berbeda-beda, setiap orang mempunyai cara masing-masing dalam hal ekspresi seksual tersebut yang kita kenal dengan sebutan sexual intercourse (hubungan seksual atau hubungan intim)... 

Sekarang bagaimana dengan orang-orang yang belum menikah, darimana mereka mendapatkan pemuasan akan kebutuhan seksualitas mereka.. Setiap laki-laki dan  perempuan pasti mempunyai fantasi seksual dan pasti pernah berfantasi seksual, termasuk anak yang terkenal paling alim sekalipun hehehe :D.. Apakah itu termasuk hal yang normal? sebagian orang mungkin akan bertanya-tanya demikian karena takut kalau berfantasi seksual itu adalah sebuah kesalahan.. Berfantasi seksual adalah hal yang wajar dan normal baik bagi laki-laki maupun perempuan, tetapi terdapat perbedaan intensitas pada laki-laki dan perempuan... Laki-laki jauh lebih sering berfantasi seksual dalam sehari dibandingkan dengan perempuan...

Selain itu, fantasi seksual laki-laki dan perempuan juga berbeda dalam hal kegiatan yang dibayangkan ketika berfantasi... Perempuan cenderung membayangkan hal-hal yang romantis, seperti dinner yang romantis bersama pacar, diikuti dengan bergandengan tangan, dan seterusnya.. Sedangkan pria berfantasi mengenai kegiatan seksualnya langsung, bahkan dapat berfantasi berhubungan seksual dengan orang lain atau wanita lain.. Ekstrim, bukan?

Hal berikutnya yang menarik adalah ternyata ada hubungan antara tipe kepribadian seseorang dengan fantasi seksual yang dimilikinya, tetapi tidak selalu berbanding lurus.. Terkadang, ada perempuan atau laki-laki yang terlihat alim, cupu, kuper, dan berbagai julukan lainnya ternyata memiliki fantasi seksual yang lebih liar dibandingkan dengan laki-laki yang biasa kita cap sebagai playboy... Menurut saya pribadi, ada kecenderungan seseorang yang pendiam, alim, baik, mereka memendam sendiri, tidak mengeluarkan, tidak outward, melainkan inward sehingga terkadang alam fantasi mereka lebih liar dari yang kita duga.. Sedangkan pada orang-orang yang cenderung kita kenal bandel atau nakal dalam kehidupan sehari-hari atau orang yang cenderung ekstrovert, mereka terkadang bisa membawa hal-hal tersebut "keluar" atau outward, seperti lewat humor, lewat kecenderungan atau kemampuan mereka yang bisa membicarakan apapun terhadap siapapun sehingga fantasi seksual masih dikatakan normal dan wajar..

Pada intinya, berfantasi seksual itu merupakan hal yang normal yang dapat terjadi pada siapapun.. Tetapi alangkah lebih baik kalau kita tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal semacam itu, janganlah hal tersebut menghambat kegiatan atau aktivitas kita sehari-hari... :)

Friday, April 26, 2013

BE CAREFUL OF HIV/AIDS!

HIV/AIDS... sebagian besar orang akan merasa jijik dan takut mendengar istilah tersebut, benar? padahal sebenarnya kita pun rentan dengan virus HIV tersebut jika tidak hati-hati ketika melakukan aktivitas sehari-hari kita... Apa sih HIV itu?  Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) adalah virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Seberapa rentan sih kita dengan virus tersebut? Ternyata banyak aktivitas yang mungkin tidak kita sadari bisa membawa kita pada penularan virus HIV tersebut.. Untuk lebih jelas, berikut pemaparan tentang cara penularan virus HIV.. Ada 3 jalur penularan yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman, darah yang mengandung virus HIV, dan ibu yang mengandung yang darahnya terdapat virus HIV dapat menjadi jalur penularan virus HIV kepada anaknya ketika melahirkan...

Untuk jalur pertama, yaitu hubungan seks yang tidak aman, mungkin banyak di antara kita yang berpikir itu terlalu ekstrim, kita berpikir "ah saya bebas dari HIV, saya 'kan ga pernah berhubungan seksual yang macem-macem"... Memang untuk jalur penularan yang pertama itu kedengarannya ekstrim untuk orang-orang yang tidak "nakal"... Bagaimana untuk jalur penularan kedua, yaitu melalui darah... Contohnya, ketika para perempuan yang pergi ke salon untuk melakukan manicure atau pedicure, pastikan alat-alat yang digunakan bersih, bisa saja kan alat tersebut dipakai orang sebelumnya dan ternyata dia mengalami luka serta darahnya yang mengandung virus HIV menempel pada alat tersebut.. Contoh berikutnya lebih rentan lagi untuk kita semua.. Pasti kita semua pernah pergi ke dokter gigi, bukan? Nah, pastikan juga alat-alat yang digunakan dokter itu steril karena alat-alat tersebut akan masuk ke mulut kita, bayangkan jika alat tersebut sudah terkontaminasi darah dengan virus HIV misalnya ketika melakukan tindakan mencabut gigi, pasti ada darah keluar yang mungkin beberapa di antaranya darah tersebut sudah terkontaminasi...

Untuk jalur ketiga yaitu ibu yang mengandung dan darahnya mengandung HIV sangat rentan bagi anaknya juga untuk tertular virus HIV... Bayangkan kejadian berikut, ibu yang sehat saja pada akhirnya bisa melahirkan anak dengan virus HIV dan ia sendiri tertular karena tidak menyangka banyak hal di sekitarnya yang sangat rentan untuk menjadi jalur penularan... Jadi kisahnya seperti ini, ada seorang ibu yang sama sekali tidak terkena virus HIV datang ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungannya, ternyata mungkin alat yang dipakai dokter tidak steril dan akibatnya ibu ini terkena HIV dan anaknya pun ikut tertular...

Untuk jalur ketiga ini sepertinya tidak adil bagi anak yang ada dalam kandungannya yah kalau dia harus tertular virus HIV sejak lahir... Setelah saya mendengar penjelasan dari Bu Henny, saya baru mengerti ternyata ada cara untuk meminimalisasi kemungkinan anak tersebut tertular  HIV juga.. Caranya adalah pasangan suami istri yang istrinya mengidap AIDS dan ingin memiliki anak tanpa AIDS dapat melakukan hubungan seksual pada jam tertentu, yaitu ketika sistem imun sedang tinggi, pada jam 2-4 subuh.. Selanjutnya, anak yang akan dilahirkan harus melalui proses caesar, jangan melalui vagina.. Itu adalah cara-cara untuk meminimalisisr, tetapi belum tentu menghilangkan resiko anak tersebut tertular HIV juga karena cukup sulit untuk memperkirakan waktu berhubungan seksual yang tepat..

Kisah ini juga menjadi pembelajaran buat kita semua ternyata jalur penularan memang sedikit hanya 3, tetapi banyak kemungkinan-kemungkinan yang tidak terpikirkan oleh kita.. Jadi, berhati-hatilah terhadap lingkungan sekitar kita, pastikan dulu kita punya pengetahuan ini sehingga kita bisa lebih aware akan kejadian-kejadian di sekitar kita... :)


Thursday, March 28, 2013

DO NOT EVER UNDERESTIMATE!

Perkuliahan hari ini membahas hal-hal yang menurut saya baru dan “waw” yaitu mengenai macam-macam sexual dysfunction.. Pertama, saya akan menguraikan beberapa macam disfungsi seksual sehingga ada gambaran dan pengetahuan kita semakin bertambah… Ada disfungsi seksual yang berkaitan dengan desire seseorang, sehingga yang terganggu adalah hasratnya.. Berkaitan dengan hal tersebut, ada yang mengalami ketiadaan hasrat melakukan hubungan seksual (hypoactive) dan menghindari semua kontal genital dengan orang lain (sexual aversion disorder).

Disfungsi seksual berikutnya berkaitan dengan orgasme.. pada perempuan, orgasme tidak dapat dicapai ketika melakukan hubungan seks dan dinamakan female orgasmic disorder.. Kalau terjadi pada laki-laki dinamakan male orgasmic disorder.. Nah, istilah berikut pasti sering kita dengar yaitu ejakulasi dini.. Ejakulasi dini ini merupakan hal yang membuat laki-laki sering frustrasi dimana ejakulasi terjadi lebih cepat daripada yang seharusnya .. Ejakulasi dini bisa disebabkan karena terlalu banyak menonton film porno, sering melakukan masturbasi..

Disfungsi seksual lainnya berkaitan dengan rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual, seperti vaginismus dan dyspareunia. Dyspareunia adalah rasa sakit berulang ketika melakukan hubungan seksual.. Vaginismus adalah kelainan dimana otot vagina menjadi tegang (spasm) sehingga hubungan seksual tidak mungkin dilakukan atau mungkin dilakukan dengan rasa sakit yang begitu hebat…

Setelah mengetahui macam-macam disfungsi seksual, seharusnya kita lebih aware karena hal ini bisa terjadi pada siapapun.. Kalau kita menjumpai hal tersebut suatu saat nanti, kita sudah mempunyai bekal pengetahuan.. Kita dapat bergerak lebih cepat untuk mencari pertolongan, baik lewat medis (dokter) maupun psikoterapi (psikolog).. Orang awam yang tidak tahu pasti akan mengabaikan gejala-gejala yang mungkin dijumpainya karena merasa tidak perlu pertolongan sampai nanti dampaknya makin parah.. Kita harus tahu bahwa masalah disfungsi seksual dalam rumah tangga bisa berdampak ke hal-hal lain, merembet, dan akhirnya menjadi masalah besar yang tidak terselesaikan..

Kepuasan seksual menjadi salah satu hal yang penting dalam kehidupan pernikahan seseorang, walaupun bukan satu-satunya hal yang paling penting.. Kepuasan seksual menjadi hal yang melekatkan, mendekatkan kedua partner yang terikat pernikahan, memberi kenyamanan, kedekatan emosional, merasa dibutuhkan satu sama lain, dan hal positif lainnya..

Dengan mengetahui pentingnya kepuasan seksual dalam kehidupan pernikahan, janganlah kita meremehkan gejala-gejala atau apapun yang aneh yang mungkin akan kita temui sekarang (bagi yang telah menikah) atau suatu saat nanti. Do not ever underestimate it! For your marriage satisfaction :)